Pesona Spiritual Gurabunga Tidore Kawasan Wisata Spritual Pulau Tidore

Pesona Pulau Tidore tidaklah hanya alam dan pantainya, di kelurahan Gura Bunga yang disebut - sebut sebagai  negeri di atas awan mempunyai pesona tersendiri. Gura Bunga sendiri mempunyai arti taman bunga, kenyataannya hampir disetiap halaman rumah penduduk terdapat bunga warna-warni.  Juga tidak terlalu berlebihan bila  kelurahan Gura bunga  disebut negeri di atas awan, sebab posisinya berada di ketinggian, di lereng Gunung Kie Matubu, kabut kerap menyelimutinya dan tidak jarang awan terlihat mengambang di bawah desa ini.

Gurabunga tidore
Kelurahan Gurabunga berada di puncak gunung marijang dan berada di kaki gunung Kie Matubu. Di kelurahan ini terdapat lima marga yaitu marga tosofu malamo, tosofu makene, fola sowohi, toduho dan mahifa. Dahulunya kelima marga tersebut  tinggal di daerah masing -masing dengan jarak yang saling berjauhan. Marga Mahifa tinggal di buku folulu, Marga Tosofu tinggal di Dola Gosora, Marga Toduho tinggal di Lego Mabuku dan Marga Fola Sowohi tinggal di Goya Mahira.

Pada awalnya semua marga tersebut  selama bertahun - tahun tinggal di lokasi yang berjauhan satu sama lainnya, Namun pada akhirnya semua marga bisa berkumpul  dalam satu  perkampungan yang diberi nama Gam Sung.

Di kampung Gam Sung ini ada sebuah danau (gurua), namun sangat disayangkan danaunya kering, sehingga nama gam sung diganti  menjadi gura bunga. Seiring dengan berkembangya kehidupan masyarakat dalam bercocok tanam dan bertumbuhnya bunga - bunga didaerah ini, nama kampung gurua diganti menjadi gurabunga yang artinya kebun bunga. Nama ini terus melekat dan dingat, hingga kampung gurabunga secara administratif berubah menjadi kelurahan Gurabunga.
Di Kelurahan Gurabunga terdapat lima rumah adat yang dibangun beralaskan tanah, dengan dinding yang menggabungkan setiap dua ikat bambu sebagai lambang 2 kalimat syahadat, serta 1 buah ruangan khusus bagi sowohi, para tetua adat tidore. Ruangan khusus atau kamar dengan pintu berkain putih ini hanya  boleh dimasuki oleh sowohi dan biasanya digunakan untuk berdoa. Para sowohi memiliki andil penting dalam pemilihan Sultan Tidore dan kebijakan - kebijakan menyangkut hajat hidup warga tidore yang akan diputuskan oleh Sultan.

Seiring dengan berkembangannya kegiatan spritual di Gurabunga, kelurahan ini dalam waktu dekat akan mengajukan diri sebagai desa wisata spiritual, dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Tidore, selain pantai dan  beberapa peninggalan sejarah.
(sumber sebagian besar dari : sriwijaya magazine)